2 Alumni MA Ma'arif NU 5 Sekampung Berprestasi di "National Paper Competition Civilweek (NPCC)"

2 Perempuan "Alumni MA Ma'arif NU 5 Sekampung-Lampung Timur" ini membuktikan bahwa mereka memang layak menerima Beasiswa 100 % dari Universitas Bandar Lampung (UBL). Mereka adalah salah dua dari sekian mahasiswi yang beruntung menerima Beasiswa dari UBL dari jalur "Gender" di Fakultas Teknik, Prodi Teknik Sipil Tahun Akademik 2014/2015. Sekarang mereka membuktikan, bukan hanya modal beruntung saja, tapi jika dilihat dari prestasi, mereka memang layak menerima beasiswa itu. Mereka Berdua (Umi Umaroh dan Ni'matul Awalin) merupakan Alumni MA Ma'arif NU 5 Sekampung, Tahun Lulus 2014. Semoga mereka dapat menjadi inspirasi bagi adik" yang ingin melanjutkan studi. Semoga Target tercapai, Nama mereka tercantum sebagai juara NPCC 2016.
CubicTeam masuk 6 Besar NPCC 2016

BANDAR LAMPUNG--Prestasi emas kembali ditorehkan Universitas Bandar Lampung (UBL) yang menjadi 6 besar finalis ‘National Paper Competition Civilweek (NPCC) 2016’ melalui ‘Cubic Team’.
Dibabak 6 besar akan dilangsungkan 30-31 Oktober di Universitas Nasional Sebelas Maret, (UNS), Solo, Jawa Tengah. Cubic Team yang digawangi tiga mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik (prodi TS FT) UBL Angkatan 2014 yakni Ahmad Irvan Arrasyid, Umi Umaroh, dan Nilmatul Awalin akan menghadapi tim teknik sipil dari berbagai perguruan tinggi negeri ternama nasional lain.

Tim yang akan dihadapi seperti Joen Construction (Universitas Gajah Mada/UGM, Yogyakarta), Aryasatya Team (Univeristas Dipenogoro/Undip, Semarang), Semar Srikandi (UNS/Solo), Sunrise (Universitas Negeri Surabaya), dan Heroes 58 (Institut Teknologi Sepuluh November). 

Ahmad menerangkan keikutsertaan perdana tim diajang ini menjadikan UBL satunya perguruan tinggi di Lampung, Sumatera dan termasuk diluar Pulau Jawa yang berhasil menembus babak grandfinal,yang ditahun ini mengangkat topik, ‘pembangunan infrastruktur dalam perkembangan pariwisata agar dapat berkembang baik’.

“Sampai tahap ini menandakan kualitas, kapasitas, penjabaran ide-ide,inovasi, kreasin dan public speaking dibidang teknik.UBL setara dengan kampus (teknik) terbaik,macam UGM, ITB, UNS hingga Undip. Kami harap langkah ini dapat memotifasi teman (mahasiswa) ikut lomba,keluar dari zona nyaman. Agar hasil lomba ini dapat merubah bangsa,” timpal Umi dan Nilmatun,Senin (17/10/2016). 

Dosen Pembimbing (DP)Cubic Team UBL, Any Nurhasanah, menerangkan keberhasilan timnya hingga menembus babak 6 besar di kompetisi karya tulis ilmiah teknik sipil nasional karena dinilai mampu mengangkat dan menerapkan penelitian, yang tahun ini mengangkat topik, ‘pembangunan infrastruktur dalam perkembangan pariwisata agar dapat berkembang baik’.
Any menambahkan, untuk ikut sampai mencapai final. Berawal ketika dia bersama cubic team mengirimkan abstrak ke panitia setempat, yang disaring dari 120 karya ilmiah,dilebih 100 kampus nasional. Karena materi penjabaran dikirim menarik,akhirnya bisa masuk babak semifinal 30 besar.
“Ide paper, berawal dukung kami keprogram pariwisata Pemkab Pesawaran dengan studi kasus di Pantai Bahari Ketapang, Pesawaran.Kami menelaah sambil menghidupkan kembali dermaga kecil lama tak berfungsi sebagai lalu lintas ke Pulau Pahawang dan sekitar.Termasuk membenahi sampah-sampah dengan memberikan ide pendesainan dermaga apung disertai penyaring sampah,” ujarnya.

Setelah itu, timnya diminta panitia mengirimkan lagi full paper-nya, sambil tetap melakukan langkah-langkah pembimbingan penulisan, hingga pengkorealisasikan teori dan praktek dilapangan.
“Syukur alhamdulillah bisa masuk 6 besar. Mereka dipanggil (panitia) untuk mempresentasikan untuk memperebutkan juara I,II, III dan favorit. Sebagai finalis, mereka diminta mengirimkan x-banner, poster, dan spanduk menggambarkan langkah penelitian yang dinilai nasional,” jelasnya.

Saat ini persiapan tim pada proses pembuatan media promosi penelitian. Termasuk mempersiapkan prototype dan mempelajari tata cara presentasi beracuan waktu. Sambil rutin pembimbingan, pemberian motifasi dan pengangkatan moral secara intensif.
Ditimpali, DP lainnya, Aprizal, yang membenarkan pihaknya sangat membutuhkan dukungan segala pihak. Bentuknya,para mahasiswa UBL maupun masyarakat Lampung dan Sumatera memberikan tanda, ‘like’ sebanyak-banyaknya dalam account media sosial instagram, line maupun situs resmi www.civilweek.ft.uns.ac.id agar minimal mendapatkan juara favorit.

“Sejauh ini, jika dukungan UBL dikumpulin bisa 1000 suara. Itu masih kurang, kami suara banyak. Makanya kita butuh bantuan publikasi media dan respon pihak-pihak terkait mulai jajaran pemerintah daerah (antar provinsi dan kabupaten/kota).Mungkin dengan juaranya kita nanti. Metode penelitian yang kami lakukan bisa dilakukan diberbagai tempat lain,”jelasnya.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UBL, Hery Riyanto, pun sampai ikut turun tangan sebagai dosen pengawas anggota tim. Tak hanya itu, Hery juga mewakili Rektorat juga akan berkesempatan menemani tim saat bertanding di Solo nanti.“Ini bentuk kolaborasi kami semua (dosen FT TS UBL), untuk mendukung langkah mereka,” katanya.

Sumber : Lampung Post

1 Response to "2 Alumni MA Ma'arif NU 5 Sekampung Berprestasi di "National Paper Competition Civilweek (NPCC)""

  1. Greetings I am so grateful I found your weblog, I really found you by error, while I was researching on Bing for something else, Regardless I am here now and would just like to say thank you for a remarkable post and a all round interesting blog (I also love the theme/design), I don't have time to read it all at the minute but I have saved it and also included your RSS feeds, so when I have time I will be back to read a great deal more, Please do keep up the superb work. capital one card login in

    ReplyDelete

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]