GERAK DAN JENIS-JENIS GERAK

Kita dapat melihat kendaraan seprti sepeda, becak, sepeda motro, mobil atau bus yang berlalu lalang di jalan raya. Kendaraan-kendaraan tersebut dapat kita gunakan sebagai alat transportasi. Kita menggunakan kendaraan-kendaraan tersebut untuk menempuh jarak tertentu atau mengangkut barang. Pada pembahasan berikut ini, kita akan membahas tentang gerak lurus beraturan dari suatu benda dan gerak lurus berubah beraturan serta penerapnnya dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Pengertian Gerak, Kedudukan, Jarak, Perpindahan
Suatu benda dikatakna bergerak jika benda itu mengalami perubahan kedudukan terhadap titik tertentu sebagai acuan. Jadi, gerak adalah perubahan posisi atau kedudukan terhadap titik acuan tertentu. Gerak juga dapat dikatakan sebagai perubahan kedudukan suatu benda dalam selang waktu tertentu. Berbeda halnya peristiwa berikut, orang berlari di mesin lari utnes (mesin kebugaran), anak yang bermain komputer dan lain sebagainya.Apakah mereka mengalami perubahan posisi atau kedudukan dalam selang waktu tertentu?.
Kegiatan tersebut tidak mengalami perubahan posisi kedudukan karena kerangkan acuannya diam. Penempatan kerangka acuan dalam peninjauan gerak merupakan hal yang sangat penting, mengingat gerak dan diam itu mengandung  pengertian yang relatif. Sebagai contoh, ada seorang yang duduk di dalam kereta api yang sedang bergerak, dapat dikatakan namun orang tersebut diam terhadap kursi yang didudukinya dan terhadap kereta tersebut, namun orang tersebut bergerak relatif terhadap stasiun maupun terhadap pohon-pohon yang dilewatinya. Adapun jarak dan perpindahan dalam Fisika mempunyai difinisi yang berbeda, jarak didefinisikan sebagai panjang seluruh lintasan yang ditempuh. Sedangkan perpindahan merupakan jarak dan arah dari kedudukan awal ke kedudukan akhir atau selisih kedudukan akhir dengan kedudukan awal. Jarak merupakan besaran skalar, sedangkan perpindahan merupakan besaran vektor.
  1. Kecepatan dan Percepatan
Istilah kecepatan atau kelajuan dikenal dalam perubahan gerak. Kecepatan termasuk besaran vektor, sedangkan kelajuan merupakan besaran skalar. Besaran vektor memperhitungkan arah gerak benda. Kecepatan merupakan perpindahan yang ditempuh tiap satuan waktu, sedangkan kelajuan didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh tiap satuan waktu. Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut.
Secara matematis kelajuan dapat dituliskan sebagai berikut:
Dengan     v          = kelajuan benda (m/det)
                 s           = jarak yang ditempuh (m)
                 t           = waktu (detik)
dalam kehidupan sehari-hari, sulit untuk memertahankan gerak suatu benda dalam kelajuan yang tetap. Sebagai contoh, ketika kita naik speda, kita akan mengarangi kelajuan ketika hendak berhenti atau berbelok dan ketika akan berjalan atau setelah berbelok, kamu akan menambah kelajuan kembali. Hal ini berarti laju suatu benda selalu mengalami perubahan atau laju kendaraan tidaklah tetap. Untuk kasus seperti di atas maka kiat perlu menghitung kelajuan rata-rata. Kelajuan rata-rata adalah hasil bagi lintasan total yang ditempuh suatu benda selang waktu total yang diperlukan untuk menempuh lintasan tersebut. Secara matematis, kelajuan rata-rata dapat dinyatakan dalam persamaan berikut.
Keterangan:
V  = kelajuan rata-rata (m/s)
∑s = jarak total (m)
∑t = waktu tempuh total (s)
∑  = sigma (jumlah)
  1. Gerak Lurus
Pernahkah kamu mengamati bagaimana jalannya kereta api? Lintasannya lurus, parabola atau lingkaran? Gerak suatu benda dalam lintasan lurus disebut gerak lurus. Buah kelapa yang jatuh dari pohonnya adalah contoh gerak lurus. Gerak bumi mengelilingi matahari merupakan gerak dengan dengan kecepatan tetap dengan waktu tempuh satu tahun. Menurut bentuk lintasannya, gerak lurus dibagi menjadi gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan.
Benda yang bergerak dengan kecepatan tetap dikatakan melakukan gerak lurus beraturan. Jadi, syarat benda bergerak lurus beraturan apabila gerak benda menempuh lintasan lurus dan kelajuan benda tidak berubah. Pada gerak lurus beraturan, benda menempuh jarak yang sama dalam selang waktu yang sama pula. Sebagai contoh, mobil yang melaju menempuh jarak 2 meter dalam waktu 1 detik, maka satu detik berikutnya menempuh jarak 2 meter lagi, begitu seterusnya. Dengan kata lain, perbandingan jarak dengan selang waktu selalu konstan atau kecepatnnya konstan. Pada gerak lurus beraturan (GLB) kelajuan dan kecepatan hampir sulit dibedakan karena lintasannya yang lurus menyebabkan jarak dan perpindahan yang ditempuh besarnya sama. Persamaan GLB, secara matematis dapat dirumuskan sebagai berikut.
Keterangan:
v         = kecepatan (m/s)
s          = perpindahan (m)
t          = waktu (s)
Kecepatan gerak benda pada GLB adalah tetap. Selama t sekon maka jarak yang ditempuh adalah s = v x t.
Coba kita perhatikan apabila sebuah sepeda motor bergerak menuruni sebuah bukit, bagaimana kecepatannya? Tentu saja kecepatannya semakin bertambah besar. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak benda pada lintasan lurus dengan keceptannya beruah secara teratur tiap detik. Perlu diingat kembali bahwa perubahan kecepatan tiap detik. Dengan demikian, pada GLBB benda mengalami percepatan secara teratur atau tetap. Hubungan antara besar kecepatan (v) dengan waktu (t) pada gerak lurus berubah beraturan (GLBB) ditunjukkan pada grafik dibawah ini. Jika Vo menyatakan kelajuan benda mula-mula (t=0) dan vt menyatakan kelajuan benda pada waktu t, maka kelajuan rata-rata benda v dapat dituliskan sebagai berikut ini.
Dari persamaan di atas diperoleh:
s menyatakan jarak yang ditempuh benda yang bergerak dengan percepatan tetap a selama waktu t dari kedudukannya mula-mula.
Demikianlah materi yang dapat saya bagiakan tentang Gerak dan Jenis-Jenisnya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita. :-)

0 Response to "GERAK DAN JENIS-JENIS GERAK"

Post a Comment

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]