Pengertian,Jenis dan Penerapan Konsep Pemuaian Zat

Pengertian Pemuaian Zat ialah bertambahnya suatu ukuran benda diakibatkan adanya kenaikan suhu zat tersebut. Pemuaian tersebut dapat terjadi pada zat-zat yang padat, cair, dan juga gas. Besarnya pemuaian zat tersebut sangat tergantung pada ukuran benda pertamanya, kenaikan suhu dan juga jenis zat.
  • Pemuaian Zat Padat :Alat yang digunakan untuk dapat menyelidiki suatu pemuaian zat padat disebut dengan  muschen broek. Didalam suatu eksperimen yang dilakukan menunjukkan bahwa hampir pada semua benda padat jika dipanaskan akan mengalami suatu perubahan panjang, luas dan juga volume.Pemuaian panjang suatu benda tersebut dipengaruhi oleh adanya panjang mula-mula benda, besar kenaikan suhu, dan juga tergantung pada jenis benda.Pemuaian Luas Jika yang dipanaskan ialah suatu lempeng atau juga plat tipis maka plat itu akan mengalami suatu pemuaian di panjang dan juga lebarnya. Dengan hal tersebut lempeng akan mengalami suatu pemuaian luas atau juga pemuaian bidang.Pemuaian Volume jika suatu balok logam dipanaskan maka akan terdapat perubahan volume. Perubahan volume ini ialah salah satu contoh dari pemuaian volume. Pemuaian tersebut terjadi pada benda padat yang mempunyai ukuran panjang, lebar, dan juga tinggi dan juga pada benda gas serta benda cair.
  • Pemuaian Zat CairDalam zat cair ini tidak melibatkan suatu muai panjang maupun muai luas, Namun hanya dikenal sebagai muai ruang atau juga muai volume. Apabila Semakin tinggi suhu yang diberikan pada suatu zat cair itu maka juga semakin besar muai volumenya tersebut. Pemuaian zat cair pada masing-masing suatu jenis zat cair berbeda-beda, akibatnya walaupun pada awalnya volume zat cair tersebut sama namun setelah dipanaskan volumenya akan menjadi berbeda-beda. Pemuaian volume zat cair tersebut terkait dengan pemuaian tekanan Disebabkan karena adanya peningkatan suhu
  • Pemuaian Pada GasPemuaian Gas Sebagai contoh mobil atau motor yang sedang berjalan di jalan kemudian ban kendara tersebut meletus. Ban Kendaraan itu meletus dikarena terjadi suatu pemuaian udara ataupun gas didalam ban tersebut. Pemuaian itu terjadi disebabkan karena adanya suatu kenaikan suhu udara di ban kendara diakibat adanya gesekan roda dengan aspal.
Penerapan Konsep Pemuaian Zat dalam Kehidupan Sehari-Hari
Prinsip pemuaian zat banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa contoh penerapannya:
1. Pemasangan Kaca Jendela
Pemasangan kaca jendela memperhatikan juga ruang muai bagi kaca sebab koefisien muai kaca lebih besar daripada koefisien muai kayu tempat kaca tersebut dipasang. Hal ini penting sekali untuk menghindari terjadinya pembengkokan pada bingkai.
2. Pemasangan Sambungan Rel Kereta Api
Penyambungan rel kereta api harus menyediakan celah antara satu batang rel dengan batang rel lain. Jika suhu meningkat, maka batang rel akan memuai hingga akan bertambah panjang. Dengan diberikannya ruang muai antar rel maka tidak akan terjadi desakan antar rel yang akan mengakibatkan rel menjadi bengkok.
3. Pemasangan Bingkai Besi pada Roda Pedati
Bingkai roda pedati pada keadaan normal dibuat sedikit lebih kecil daripada tempatnya sehingga tidak dimungkinkan untuk dipasang secara langsung pada tempatnya. Untuk memasang bingkai tersebut, terlebih dahulu besi harus dipanaskan hingga memuai dan ukurannya pun akan menjadi lebih besar daripada tempatnya sehingga memudahkan untuk dilakukan pemasangan bingkai tersebut. Ketika suhu mendingin, ukuran bingkai kembali mengecil dan terpasang kuat pada tempatnya.
4. Pemasangan Jaringan Listrik dan Telepon
Kabel jaringan listrik atau telepon dipasang kendur dari tiang satu ke tiang lainnya sehingga saat udara dingin panjang kabel akan sedikit berkurang dan mengencang. Jika kabel tidak dipasang kendur, maka saat terjadi penyusutan kabel akan terputus.
5. Keping Bimetal
Keping bimetal adalah dua buah keping logam yang memiliki koefisien muai panjang berbeda yang dikeling menjadi satu. Keping bimetal sangat peka terhadap perubahan suhu. Pada suhu normal panjang keping bimetal akan sama dan kedua keping pada posisi lurus. Jika suhu naik kedua keping akan mengalami pemuaian dengan pertambahan panjang yang berbeda. Akibatnya keping bimetal akan membengkok ke arah logam yang mempunyai koefisien muai panjang yang kecil.
Pemuaian Zat
Keping bimetal dapat dimanfaatkan dalam berbagai keperluan misalnya pada termometer bimetal, termostat bimetal pada seterika listrik, saklar alarm bimetal, sekring listrik bimetal. Pemanfaatan pemuaian zat yang tidak sama koefisien muainya dapat berguna bagi industri otomotif, misalnya pada bimetal yang dipasang sebagai saklar otomatis atau pada lampu reting kendaraan.

0 Response to "Pengertian,Jenis dan Penerapan Konsep Pemuaian Zat"

Post a Comment

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]